Sekali kalinya nyobain wedang ronde ( hihihi…baru tau ada minuman wedang ronde) waktu sama rombongan keluarga suami makan di cimory puncak ( itu juga nyobain dikit punya adek ipar)…ternyata uenak yahh , anget , harumnya jahe , sama krenyes2 kacang nya… tanya2 resep sama om google kluar deh banyak , kbetulan ada di blognya vania jadi print langsung aja buat dipraktekin. Tips jangan kebanyakan air kapur sirih yah bisa pahit hasilnya, en yang suka harum jahe banyakin jahenya.
Hasilnya masih enakan yang dipuncak hahahaha.. cuma ibuku suka banget katanya enak, suamiku abis 2 gelas hehehe.. 

Bahan 

150 gr tepung ketan
1/2 sdt garam
150 ml air (suhu kamar
1 1/2 sdt air kapur sirih
3 tetes pewarna merah dan hijau
75 gr enting2 (beli jadi) tumbuk kasar
Kuah
750 ml air
150 gr gula pasir
3 lembar daun pandan, potong2
5 lembar daun jeruk
50 gr jahe, memarkan

1. Campur tepung ketan & garam dengan air & air kapur sirih. Aduk sampai adonan bisa dipulung. Bagi jadi 3 bagian , masing2 diberi warna merah & hijau, sedang sebagian lagi dibiarkan tetap putih.
2. Buat bulatan sebesar kelereng, isi tengahnya dengan enting2 tumbuk. Masukkan dalam air mendidih dan masak sampai terapung. Angkat, tiriskan. Rendam dalam air matang agar tidak saling melekat.
3. Kuah: Masak air, gula, daun pandan, daun jeruk dan jahe, saring, jerang kembali di atas api, angkat.
4. Penyajian: Masukkan bola2 ketan ke dalam mangkuk/gelas, siram dengan kuah jahe panas. Sajikan panas.